Tips Jaga Kampas Rem Agar Awet

Salah satu suku cadang kendaraan yang paling mutlak adalah rem. Tanpa rem atau saat komponen ini tak berfungsi dengan baik, maka kecelakaan nyaris dipastikan sudah mengintai. Rem, termasuk terhadap sepeda motor, terdiri dari bermacam komponen yang membentuknya. Kali ini kami dapat mengulas perihal salah satu komponen rem yakni kampas rem sepeda motor. Kampas rem, baik terhadap motor bersistem rem tromol maupun cakram, berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan putaran cakram dan roda. Oleh gara-gara itu, jikalau tidak bekerja sempurna, dapat sukar bagi pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Meski saja fungsinya sangat penting, keberadaan kampas rem kerap terabaikan. Pemotor biasanya hanya memperhatikannya saat kekuatan cengkeram kampas berikut sudah mulai menyusut atau habis. Padahal situasi komponen ini harus konsisten diperhatikan, lebih-lebih saat musim hujan layaknya sekarang ini saat motor kerap menerjang kubangan air. Merawat kampas rem bukanlah perihal yang sulit. Laman Ciri langkah sedikit menjabarkan bagaimana langkah Anda merawat mutu kampas rem supaya selalu berfungsi optimal.

Lakukan pembersihan secara berkala terhadap kaliper dan pin fleksibelnya, tujuan dari pembersihan berikut supaya tekanan yang diberikan oleh kampas rem sanggup merata. Harusnya jikalau habis hujan, segera dibersihkan. Pasir-pasir yang menempel di kampas dan piringan cakram buat kampasnya cepat habis, salah seorang mekanik bengkel layaknya dituliskan Merdeka. Pastikan termasuk tersedia jarak bebas di antara kampas rem dan piringan cakram, dengan catatan jikalau belum sempurna yang harus Anda atur ulang terhadap posisi yang tepat. Caranya dengan memutar roda. Bila mulai tersedia gesekan maka atur ulang dan usahakan tidak berjalan gesekan sebelum akan tuas rem cakram digunakan. Selanjutnya, usahakan bearing (bantalan) roda selalu terlumasi dengan baik dan tertib supaya kampas rem dengan piringan cakram tidak selalu bergesekan. Pemotor termasuk sanggup memperpanjang masa menggunakan kampas rem dengan mengurangi pengereman mendadak.

Kepada kami, Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Mustika (DAM), Jawa Barat, beri tambahan tip mengenali kampas rem yang sudah tipis. “Tidak harus bongkar, cukup dicermati secara visual termasuk bisa. Mulai dari mendengar suara di bagian tromol, sampai lihat kadar minyak rem di master remnya,” terangnya. Untuk rem berjenis cakram, cukup lihat situasi minyak rem terhadap master. Bila volume minyak turun sampai batas minimal bermakna kampas sudah tipis gara-gara minyak rubah ke kaliper pendorong. Sedangkan untuk rem jenis tromol yang biasanya dipasangkan untuk rem belakang, cukup rasakan tuas rem yang biasa Anda gunakan. Bila sudah mentok bermakna kampas sudah saatnya diganti baru. “Hal berikut sanggup menjadi indikasi awal, untuk lebih memastikan ulang segera bawa ke bengkel terdekat untuk pegecekan gara-gara jikalau didiamkan sanggup berbahaya,” ujar Ade.

Seperti nyaris seluruh suku cadang motor lainnya, kampas rem pun tersedia yang memproses orisinal pabrik mengenai atau vendor yang sudah ditunjuk pabrik berikut (original equipment manufacturer/OEM) dan tersedia pula dibikin oleh pihak ketiga (aftermarket). Sebaiknya Anda mengenali perbedaan antara product orisinal/OEM dengan aftermarket supaya tidak kecele saat membeli kampas rem baru. Produk aftermarket biasanya lebih diminati oleh pemilik kendaraan gara-gara harganya yang lebih murah ketimbang suku cadang orisinal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*