Categories
Kesehatan

Konsumsi Cokelat Batangan Dalam Kehidupan Sehari – Hari

Cokelat merupakan suatu produk makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat bangsawan pada awal perkembangannya. Cokelat dulunya banyak tumbuh didaerah Amazon melebar hingga ke Amerika Tengah. Namun, ternyata cokelat juga ditemukan tumbuh di area meksiko. Penduduk pertama yang menjadikan cokelat sebagai salah satu bahan yang dapat dikonsumsi adalah penduduk Mesoamerika. Perkembangan cokelat sendiri dimulai dari pohon kakao atau pohon cokelat yang diolah menjadi cokelat. Penduduk kuno menggunakan cokelat tidak hanya sebagai minuman namun juga sebagai pemanis untuk obat – obatan dan minuman alkohol. Hingga ahli sejarah mengumpulkan suatu bukti yang ditemukan pada peradaban bangsa Maya bahwa pohon kakao diolah dengan cara pemanggangan telebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan fermentasi sehingga menghasilkan cita rasa yang ramah di mulut. Seiring berkembangnya jaman, cokelat dianggap sebagai salah satu makanan mewah oleh masyarakat Mesoamerika. Cokelat disajikan sebagai makanan untuk perjamuan dan digunakan sebagai buah tangan. Sebab itu, cokelat menjadi komoditas yang menguntungkan pada saat itu. Banyak sekali pedagang yang memasarkan cokelat hingga dikenal di seluruh bangsa Eropa sbagai makanan yang digemari masyarakat pada abad 17. Maraknya pedagang cokelat hingga membuat cokelat berkembang tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk cair tetapi dalam bentuk batang. Cokelat batangan atau padat yang diproduksi mendapatkan reaksi positif. Oleh penduduk, cokelat padat atau cokelat batangan atau cair memiliki arti cinta dan dapat digunakan sebagai salah satu ucapan cinta. Sebab itu, pada hari Valentine, berbagai bentuk cokelat seperti cokelat batangan, cair maupun kotak menghiasi setiap sudut kota.

Dalam perkembangannya, banyak peneliti yang melakukan penelitian terhadap kandungan yang dimiliki oleh cokelat. Salah satu kandungan yang dimiliki cokelat batangan maupun cair adalah zat flavonoid. Zat tersebut dapat menurunkan resiko sel rusak akibat penyakit karena memiliki kandungan antioksidan. Salah satu jenis cokelat batangan maupun cair yang baik untuk kesehatan adalah dark chocolate. Cokelat jenis ini memiliki gula dalam jumlah yang sedikit dan tinggi antioksidan. Kedua kandungan tersebut mampu menekan resiko terjadinya penyakit jantung. Selain itu, flavonoid, antioksidan serta rendah gula juga baik dalam menurunkan tekanan darah dan mampu improve kolesterol baik dalam tubuh. Keuntungan tersebut membawa pengaruh baik dalam melancarkan aliran darah dalam tubuh. Cokelat hitam atau dark choco baik dalam bentuk cokelat batangan maupun cair dapat menurunkan resiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Kondisi ini disebut sebagai kontraksi dini. Sehingga mengkonsumsi cokelat batangan maupun cair pada cokelat hitam mampu menyehatkan ibu hamil. Selain itu, cokelat batangan ataupun cair dapat mengurangi kelelahan yang terjadi karena adanya efek menangkan yang dimiliki oleh cokelat. Namun, dalam konsumsinya anda tidak boleh mengkonsumsi cokelat dalam jumlah yang banyak. Hal ini disebabkan konsumsi cokelat berlebih dalam bentuk cokelat batangan maupun cokelat cair mampu menimbulkan penumpukan gula yang menyebabkan jerawat. Selain itu kafein dalam cokelat batangan dan cair mampu memicu konstipasi, peningkatan urine dan alergi. Sebab itu, konsumsi cokelat sehari hanya terbatas 40 gram. Dalam jumlah demikian, cokelat hitam baik batangan maupun cair mampu menyumbangkan energi pada tubuh sebesar 230 hingga 250 kalori. Sehingga konsumsi cokelat berlebih tidak disarankan karena dalam kebutuhan sehari hari anda pun mengkonsumsi makanan lain yang mampu menyumbang energi untuk tubuh. Maka dari itu, untuk konsumsi yang baik dianjurkan mengonsumsi cokelat batangan maupun cair dalam bentuk cokelat hitam karena rendah gula.