Categories
Wisata

Menikmati Safari Savana di Kota Santri

Kabupaten Situbondo terletak di Jawa Timur, dengan pusat pemerintahan dan ibukota kabupaten di kabupaten Situbondo. Kabupaten ini terletak di pantai utara Jawa, di daerah Horseshoe. Dikelilingi oleh perkebunan tebu, tembakau, hutan yang dilindungi oleh Baluran dan perusahaan perikanan. Dengan lokasinya yang strategis di tengah rute transportasi darat dari Jawa ke Bali, kegiatan ekonominya tampaknya aktif. Situbondo memiliki pelabuhan Panarukan yang terkenal sebagai ujung timur Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan di pulau Jawa, yang dibangun oleh Daendels selama era kolonial.

Tradisi Ojung adalah tradisi unik di Situbondo. Tradisi ini mengambil bentuk perjuangan tubuh-ke-tubuh dengan bantuan senjata membusuk yang dimainkan oleh dua orang. Dua peserta Ojung bergantian tubuh masing-masing. Jika peserta menyerang, lawan akan mencoba mengalihkan perhatian dan menghindari. Mayoritas penduduk Situbondo adalah orang Madura, jadi bahasa yang digunakan di kabupaten Situbondo adalah orang Madura. Tetapi ada juga orang yang menggunakan bahasa Jawa, kira-kira. 20% penduduk Situbondo menggunakan bahasa Jawa.

Kelompok Landsby
Dermaga, yang menjorok sekitar 300 meter di tengah laut, terbuat dari kayu. Pengunjung dapat berjalan-jalan di dermaga sambil menonton puluhan kandang. Jangan lupa untuk mengambil foto di latar belakang air yang tenang. Waktu terbaik untuk datang ke sini di sore hari. Karena pengunjung situs wisata Situbondo dapat menangkap matahari terbenam dengan indah di foto. Tempat wisata Situbondo juga dilengkapi dengan fasilitas kapal wisata. Dengan mengendarai perahu wisata, Friends Traveler dapat mengunjungi kandang di tengah air. Selain itu, pengunjung juga dapat memancing untuk berbagai spesies yang dibudidayakan. Daya tarik Kerapu Desa benar-benar dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan sumber daya air dan konservasi biologis.

Desa masak pucat
Nama itu sebenarnya adalah Desa Blekok. Suasana yang menyenangkan berlaku di resor wisata di Situbondo ini. Saya langsung merasakannya ketika saya menjejakkan kaki di desa, 10 kilometer dari kota Situbondo. Tidak hanya lautan yang indah, hutan bakau hijau, yang merupakan habitat beragam burung air, memastikan bahwa kami merasa betah di sini selama mungkin. Sejak 2017, area ini telah ditetapkan sebagai area untuk ekowisata bakau dan burung air berdasarkan peraturan kabupaten Situbondo. Ada banyak sawah di resor wisata ini di Situbondo. Tetapi ada juga tipe lain. Sawah adalah burung berukuran 45 cm, bersayap putih. Mereka tinggal di ladang atau daerah irigasi, sendiri atau berkelompok. Kebiasaannya berdiri diam sambil menunggu mangsa. Pasangan atau kelompok terbang ke kamar kecil setiap sore.

Categories
Wisata

Jenis Jenis Destinasi Wisata

Untuk sebgaian orang, memilih destinasi wisata merupakan hal yang dianggap tidak terlalu penting. Bagi sebgaian orang memilih destinasi wisata mahal itu isninya bagu serta bisa memberikan ketenangan untuk mereka. Ada juga tempat yang mebuat anda mengeluarkan banyak uang namun tidak sebanding dengan uang yang mereka keluarkan. Begitu juga sebaliknya. Sangat banyak tempat yang juga menarik dan mempunyai harga yang bersahabat. Masih ada pula OYO Hotel Jakarta yang siap untuk anda bersinggah. Makanya, perlu ada tips untuk memilih destinasi wisata yang tepat yang akan dibahas dibawah ini.

Hari libur memang identic dengan wisata terkadang jalanan pun macet berisi mereka yang akan berwisata. Banyak pihak mendapatkan keuntungan lebih seperti dari pengelola tempat wisata itu sendiri. Dalam hal ini bisa saja pihak yang dirugikan adalah pihak yang ingib berlibur. Karena mau tidak mau pastinya mereka harus berani membayar sedkiti lebih mahal untuk ke wisata tersebut.

Ada jenis destinasi wisata baik domestik ataupun mancanegara.  Seperti wisata sejarah Untuk sebagian orang wisata sejarah merupakan wisata yang menarik, Terutama untuk anak anak sekolah juga para wisatawan asing yang intin tahu mengenai berbagai tempay bersejarah di Indonesia, Seperti candi, dan juga peninggalan benda di museum dan gedung dan sebagaunya, yang memiliki nilai dan makna sejarah di masa lalu. Anda busa memilih destinasi wisata untuk lebih tau mengenai sejarah untuk religi dan dicampu dnegan wisata sejarah, Misalkan berkunjung ke masjid dengan sejarah yang kuat, greja ataupun candi yang berkaitan dnegan unsru agama dan juga sejarah.

Ada juga wisata alam yang merupakan piliha yang juga bnyak, misalnya menelusuri guam bukit dan juga menyelam di kedalaman laut, serta bercengkrama dengan fauna dan juga melihat keindahan dlora, atau juga berselancar di pantai. Atau mengunjungu hutan ataupun suaka alam dan mengunjungi spot-spot yang menarik di alam juga melihat sunset dari sudut yang tepat, basah basahan di air terjun, mengikuti alur sungai dan juga sebagainya. Memang untuk sebgaian orang ini adalah hal yang sangat menarik perhatian mereka. banyak sekali hal yang dirasakan misalkan kepuasa, menambah pengalaman, dan juga menambah rasa syukur atas indahnya ciptaan Tuhan dan melatih percaya diri, dan juga dijadikan saran olahraga. Bahkan juga ada yang melakukan hal wisata ala mini dengan cara ekstrem, Misalkan untuk mendaki gunung tertinggi dan menyelama paling dalam, dan sebagain ya, Hal ini memberikan kepuasan untuk mereka sendiri. Bukan hanya itu saja banyak juga orang  yang mengabadikan ini dalam bentuk foto. Untuk para Fotografer, mereka haru berani mengambil resiko, namun juga dibarengi dnegan penghasilan tang mahal. Misalkan berani berfoto dalam kondisi dan waktu yang teramat langka. Untuk mengabadikan fenomena alam seperti ini anda juga harus berlati mengenai senior fotografi. Biaya untuk berkunjung ke tempat wisata ala mini juga tidak terlalu mahal, namun anda juga harus berhati hati pada saat mengunjungi tempat tempat wisata alam apalagi yang ditempuh dengan melewati medan yang terjal.

Ada juga seni memilih destinasi wisata seni dan budaya untuk mendapatkan pengetahuna mengenai kesenian dan budaya di wilayah. Seperti wisata barong di Bali dan juga wisata Reog di Ponorogo. Namun anda harus cari tahu dulu mengenai kapan ada event kesenian di daerah tersebut.

Selain diatas ada juga wisata hiburan sepeti mendatangi wahana wahana fantasi, dan tempat bermain laiinnya yang mampu melepaskan penat saat liburan.

Categories
Wisata

Pesona Candi Ratu Boko Jogja Yang Perlu Anda Kunjungi

Yogyakarta bukan hanya pemandangan tetapi juga sejarah dan budaya, yang juga sangat menarik untuk dilihat. Seperti yang diharapkan, Jogja disebut-sebut sebagai pusat wisata berikutnya setelah pulau Bali. Kombinasi alam dan budaya di kota yang disebut Kota Gudeg bahkan bisa diacungi jempol. Candi Ratu Boko, juga dikenal sebagai situs Ratu Buko, adalah bukti warisan sejarah negara itu. Mengapa saya bisa membagikannya dengan situs ini? Karena Ratu Boko adalah reruntuhan sebuah istana dan bangunannya tidak terlihat seperti kuil. Tempat ini juga bisa disebut Istana Ratu Boko.

Pada abad ke-17 ada seorang warga negara Eropa yang telah mengunjungi Jawa, terutama di wilayah Bokoharjo. Hanya orang yang belum menemukan tempat yang dimaksud. Orang-orang Eropa yang masih penasaran dengan situs ini juga menentang H. J. De Graff adalah seorang Belanda, yang kemudian melakukan penelitian terhadap FDX Bosch, yang akhirnya menemukan reruntuhan ini. Menurut candi Budha Abhayagiri, yang memiliki nomor 792 M, situs Ratu Baka adalah situs Rakai Panangkaran, yang mengundurkan diri dari Raja Mataram karena membutuhkan ketenangan. Kemudian Rakai Panangkaran membangun sebuah kuil yang disebut Abhayagiri Wihara.

Ada juga cerita yang berkembang bahwa Ratu Boko berasal dari nama yang juga merujuk pada bapak legenda Roro Jonggrang. Kisah ini telah berkembang pesat di masyarakat sekitar. Istana Ratu Boko digunakan selama dinasti Syailendra. Situs Ratu Boko adalah pesan dari agama Buddha. Karena Rakai Panangkaran dikenal sebagai seorang Buddhis. Ini dikenal oleh patung Buddha Dyani, tetapi situs ini juga bisa disebut sebagai warisan Hindu dengan penemuan Arca Durga, Yoni dan Ganesha.

Gerbang di sisi ini terdiri dari 2 gerbang, yaitu di dalam dan di luar, yang terletak di bagian barat area. Gerbang luar lebih kecil dari gerbang bagian dalam, yang merupakan gerbang utama istana. Gerbang ini diatur dengan gapura paduraksa. Gerbang luar nomor 3 dan nomor 5 untuk gerbang utama. Ada juga surat dari Panabwara. Di mana diketahui, Panabwara adalah nama putra Prabu Rakai Panangkaran. Menurut cerita, Prabu Rakai Panangkaran adalah penguasa Kerajaan Ratu Boko.

Kompleks ini memiliki bangunan yang mirip candi, yaitu batu kapur dan batu putih di timur laut. Candi ini disebut batu kapur, karena fondasi candi ini adalah batu kapur. Persis seperti bagian atas candi ini telah menghilang.

Categories
Wisata

3 Tips Liburan Hemat di Sukabumi

Wisata apa yang terpikirkan saat mendengar Sukabumi? Mungkin Anda pernah atau ingin melakukan aktivitas rafting, mendaki Gunung Salak, atau malah pergi ke tepi pantai.

(sumber : kotamini.com)

Apa pun aktivitasnya, harus tetap sesuai bujet agar liburan tetap menyenangkan. Di bawah ini ada beberapa upaya menghemat bujet saat liburan di Sukabumi. Yuk, kita bahas!

  1. Pilih Paket Wisata

Aktivitas outbound sering kali dilakukan di Sukabumi. Umumnya, jika orang yang mengikuti program semakin banyak, biaya per orangnya pun menjadi lebih murah.

Sebelum memilih paket wisata di Sukabumi, Anda sebaiknya mencocokkan tanggal kedatangan Anda dengan ketersediaan jadwal paket wisata tersebut. Cari agen wisata yang memiliki informasi lengkap dan program yang beragam melalui situs web. Agen wisata yang baik akan menjelaskan dengan rinci penjelasan harga, itinerary, dan fasilitas apa saja yang akan Anda dapatkan.

Cara lainnya adalah memilih paket wisata open-trip. Open trip memang memiliki keunggulan dibandingkan trip biasa, yaitu harganya yang murah. Namun, waktu tunggunya ditentukan oleh pemenuhan kuota, dan destinasi wisatanya hanya terpaku pada tempat yang populer. Beberapa tempat wisata yang terkenal dan terjangkau di Sukabumi adalah Geopark Ciletuh, Rafting di Citatih, Gua Buniayu, dan Air Terjun Bibijilan.

Harga paket wisata di Sukabumi umumnya dimulai dari Rp195.000 untuk telusur gua dan di atas Rp430.000 untuk wisata jelajah gua dan air terjun. Harga tersebut cukup terjangkau jika telah memasukkan biaya makan, sewa perlengkapan, tips pemandu profesional, tim penyelamat dan asuransi. Meskipun demikian, harga paket umumnya naik

  1. Pergi dengan Banyak Orang? Sewa Hotel Vila Saja!

Pantai Pelabuhan Ratu yang berada di barat daya Sukabumi sering menjadi tujuan wisata. Meskipun hotel bertebaran di sepanjang pantai, Anda bisa memilih vila jika bepergian dengan jumlah orang yang banyak.

Pilihlah vila yang memiliki kamar banyak dan terletak di titik wisata. Beberapa vila di Sukabumi tak kalah indah dengan vila-vila di Bali, memiliki akses ke pantai yang memiliki pemandangan pantai yang lebih indah dan sepi. Umumnya, harga rata-rata sewa vila di Sukabumi adalah 2-3 juta rupiah per hari untuk kapasitas 8 orang. Jika dibandingkan, harga sewa kamar hotel vila bisa lebih murah dibandingkan sewa kamar di hotel berbintang.

Bentuk vila yang umumnya dilengkapi dengan dapur bisa dimanfaatkan untuk lebih menghemat dana. Jika lokasi vilanya jauh, Anda bisa berbelanja bahan makanan saat berada di kota atau dekat pasar sebelumnya.

  1. Pilih Bujet Hotel dengan Fasilitas Maksimal

Saat berwisata, Anda bisa menghemat dana dengan memilih hotel murah di Sukabumi. Selain lokasi yang mudah dicari, hotel bujet yang baik akan menjamin kenyamanan tamu layaknya di hotel berbintang. Daripada memilih tempat menginap murah tapi ternyata tidak nyaman, lebih baik pilih Airy, penyedia jaringan hotel terbesar di Indonesia dengan properti hotel terbanyak.

Coba saja intip fasilitas Airy Sukabumi. Kamarnya pasti dilengkapi dengan WiFi, AC, TV layar datar, shower air hangat, dan perlengkapan mandi. Kebersihan tempat tidur dan air minum sudah menjadi jaminan Airy demi kenyamanan Anda.

Tidak hanya jaminan kenyamanan itu saja, sistem pembayaran pesanan Airy sangat fleksibel. Selain kartu kredit, Anda juga bisa membayar pesanan kamar yang telah dipilih di web/aplikasi melalui transfer bank dan gerai Indomaret. Airy: Mudah, Murah, Nyaman!